Sahabat, ada falsafah tentang lima jari kita...
1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3.. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4.. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.
5.. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah
anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling
sentuh jari kelingking?).
Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari,
mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong
anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).
Sahabat, Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan
segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling
menyayangi,saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk
saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh. Sudahkah kasih
sayang anda hari ini bertambah? Semoga bermanfaat.
Terimakasih telah membaca... Salam MOTIVASI...!
"Falsafah Lima Jari"
Ilustrasi Rekening Pru Syariah Rp. 33 ribu/hari
Hore Aku bisa Sekolah
Garansi setoran
Apabila orang tua mengalami sakit kritis/meninggal, maka tidak perlu menyetor lagi tiap bulannya. Sebagai gantinya PRUDENTIAL akan mengisikan tabungan sampai anak berusia 25 th)
Gratis perawatan untuk kesehatan anak:
fasilitas Rawat inap, ICU, Tindakan operasi
Investasi dengan Bunga Tinggi
Santunan meninggal,…dan aneka manfaat lainnya
Bebas menentukan besar dana tabungan dan lama menabung
Bebas menentukan periode menabung (bulanan, triwulan, semester, tahunan)
Bebas menambah dan menarik dana
Bebas switching dana investasi
Bebas dan Mudah dalam penyetoran (Tunai, ATM, Kartu Kredit, Auto Debet) melalui Bank BCA,BII,Permata,LIPPO, ABN Amro
Transparan dalam penyampaian saldo (rekening koran bulanan)
085377484140Tidak Ada Orang Yang Kebal Dari Kecelakaan
Pelajaran berharga yang dapat kita pelajari dari setiap kasus kecelakaan, baik di jalan tol, di tugu tani yg telah merenggut 9 jiwa.
Berapa santunan yang akan diberikan kepada para korban? Cukupkah santunan tersebut untuk membiayai kehidupan keluarga yang ditinggalkannya? Ataukah, hanya cupuk untuk biaya pemakamam saja? Bagaimana nasib kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan, menghadapi situasi kehilangan orang² tercinta, yang merupakan sumber nafkah bagi kelaurga mereka?
Apakah kita bisa kebal terhadap kecelakaan? Bahkan kecelakaan yg bukan disebabkan oleh diri kita?
Bagaimana jika kita seperti mereka, “TERPAKSA” menghadapi situasi yang sama? Apakah ada yang menjamin kelangsungan hidup keluarga kita?
Don’t Forget To Be Insured.
Kejadian ini mengingatkan lagi akan pentingnya bagi kita untuk berasuransi/memiliki polis asuransi). Tidak peduli siapa agen asuransinya, tidak perduli apa merek asuransinya…
Asuransi penting bagi kita semua, sangat penting bagi keluarga yang kita tinggalkan ketika hal² tersebut “Terpaksa” kita alami.
Mari Berasuransi. Persiapkan segalanya, apapun yang akan terjadi. Persiapkan yang terbaik bagi keluarga kita, bagi orang² yang kita cintai, bagi orang² yang selalu setia menemani kita setiap hari.
Terima kasih atas waktu yang kalian sempatkan untuk membaca tulisan ini, semoga bermanfaat bagi anda dan keluarga.
Mengapa Kita Harus Peduli Dengan Asuransi ?
Semua orang ingin sukses dan bahagia, ingin memiliki rumah dan kendaraan pribadi, ingin tempat tinggal yang layak dan nyaman, ingin menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang yang tinggi, ingin menolong saudaranya yang membutuhkan dan ingin pensiun dengan sejahtera dan bahagia.
Lalu bagaimana setiap orang menanggapi keinginannya tersebut? Ada 3 (Tiga) Hal yang dilakukan orang:
- Tidak melakukan apa² (Hanya ingin dan berandai² saja=MIMPI)
- Melakukan sesuatu untuk mewujudkannya.
- Melakukan apapun untuk mewujudkannya.
Banyak orang yang peduli akan hal ini, lalu Bagaimana dengan Anda.Apakah Anda Peduli?
Perlindungan Keluarga.
Seandainya Anda mendapat tugas dari perusahaan ke Luar Negri, Apakah keluarga (Istri dan Anak) masih memerlukan biaya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Tentu perlu. Berapa kebutuhan hidup keluarga setiap bulannya? Katakanlah Rp. 5 Juta/bulan (Rp.60 Juta/tahun). Jadi Anda harus mengirimkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sebulan sebesar Rp. 5 Juta/bulan.
Katakanlah usia anak Anda terkecil adalah 2 tahun. Lalu berapa biaya yang diperlukan hingga Ia selesai sekolah di perguruan tinggi? (±19 tahun).
Jadi, Keluarga Anda memerlukan biaya sebesar RP.5 Juta X 12 Bulan X 19 tahun = Rp. 1.140.000.000,- agar buah hati Anda yang paling kecil lulus kuliah.
Lalu, bagaimana jika dana ini tidak dapat dipenuhi Anda? Bagaimana jika kemarin Anda tidak dapat lagi memberikan uang kepada keluarga? Bagaimana dengan csekolah dan cita² si kecil? Bagaimana dengan kebutuhan keluarga Anda, Istri dan anak² Anda?
Jadi Apa itu Perlindungan keluarga?
Perlindungan keluarga artinya, jika kemarin Anda, Kepala keluarga kemarin tidak lagi dapat pulang ke rumah, kehidupan keluarga tetap terjaga. Keluarga tetap bertahan karena uang yang mereka butuhkan tetap mereka miliki bahkan hingga si kecil lulus kuliah dan menjadi seorang sarjana.
Orang membeli asuransi bukan karena mereka mau meninggal dunia, TETAPI anggota keluarga yang lain HARUS bertahan hidup dan melanjutkan kehidupannya.
Banyak orang yang peduli dengan hal ini. Apakah Anda Peduli?
Perlindungan Atas Penyakit kritis.
Apa Anda mengerti apa yang dimaksud dengan perlindungan Penyakit Kritis?
Pernah kita mendengar orang tidur lalu meninggal, juga orang sakit, lalu… meninggal.
Manakah yang paling sering kita dengar? Tentu sakit lalu meninggal.
Jadi, dengan kata lain orang sakit dahulu, baru meninggal.
Bila kita sakit, tentu kita akan sulit bekerja, bahkan tidak dapat bekerja. Namin demikian kita masih membutuhkan penghasilan kita tersebut. Berapakah kebutuhan Anda perbulannya, Rp. 5 Juta per bulan atau bahkan Rp.10 Juta per bulannya.
Katakanlah Rp. 10 Juta per bulan, lalu bagaimana dalam 5 tahun?
(Rp. 10 Juta X 5 tahun = Rp. 600 Juta)
Mungin Anda tidak menyadari bahwa dalam 5 tahun, mereka yang menderita sakit kritis dapat sembuh total…. Atau pergi ke surga.
Seandainya ada ayah atau ibu Anda yang menjadi seorang dokter? Bila ada mungkin tidak memerlukan biaya perawatan. Namun, Bagaimana bila tidak?
Jika tidak, jelas Anda harus menyediakan biaya perawatan di Rumah Sakit. Dan itu Tidak Murah.
Pemikirannya sekarang adalah, Jika Hal itu terjadi kepda Diri Anda kemarin. Kelas perawatan seperti apa yang bapak inginkan?
Kelas A : Dengan tempat tidur, TV, AC dan toilet pribadi, dengan waktu berkunjung yang bebas. Untuk fasilitas ini memerlukan biaya ±Rp. 2 Milyar untuk 5 tahun.
Kelas B: AC, Sharing dengan 3 orang lain, baik TV maupun toilet, dan dengan jam berkunjung yang dibatasi. Untuk kelas ini memerlukan biaya yang lebih murah, dengan kisaran ± Rp. 1 Milyar s/d Rp. 1,5 Milyar.
kelas C: Terdapat 7-8 ranjang bersama dalam 1 ruangan, menggunakan kipas angin, tanpa TV, namun bisa terkadang dapat musik gratis pd malam hari…. (Pasien lain yg mendengkur). Untuk kelas ini hanya memakan biaya Rp.500 Juta – Rp.750 Juta untuk 5 tahunnya.
Jadi bila hal ini terjadi pada diri anda kemarin… Kelas yang mana yang aka Anda ambil?
Perlu Anda ketahui bahwa dalam setiap perawatan, Anda memerlukan 2 jenis dana, yaitu:
Pengganti Income selama 5 tahun.
Dana perawtan selama 5 tahun.
Contoh mengambil kelas A:
Biaya pengganti Income: Rp. 600 Juta (untuk 5 tahun)
Biaya perawatan: Rp. 2 Milyar (untuk 5 tahun)
Total biaya : Rp. 2.600.000.000,- (Dua Milyar enam ratus juta rupiah)
Apakah Anda telah memiliki uang sebanyak itu saat ini?
Tidak sedikit memang orang yang memiliki uang sebesar itu namun mereka tidak pernah memikirkan bahwa dapat dikatakan secara tidak langsung bahwa uang mereka bukanlah bukan milik mereka sepenuhnya. Hal ini dikarenakan bila mereka menderita sakit maka uang tersebut akan diserahkan kepada dokter karena mereka tidak memiliki jaminan atas kesehatan mereka.
Sebaliknya bila Anda memiliki jaminan/asuransi maka uang anda yang berada di bank akan tetap utuh menjadi milik Anda.
Oleh sebab itu..? Banyak orang yang peduli dengan hal ini. Apakah Anda Peduli?
Perencanaan Dana Pendidikan Anak.
Apa yang dimaksud dengan Perencanaan Dana Pendidikan Anak?
Banyak orang yang menginginkan anaknya sekolah ke jenjang yang lebih tinggi bahkan ke luar negeri. Tertarikkah Anda untuk menyekolahkan buah hati anda ke LN? (Singapura misalnya). Apakah Bapak ingin tahu biaya pendidikan disana?
Saya akan memberi sebuah contoh:
Berapakah usia anak Anda yang paling kecil saat ini? Mis.: 2 Tahun.
Yang perlu diingat adalah, Anda tidak mengirim anak Anda kuliah saat ini karena masih 2 tahun. Dia baru kuliah pada usia 18tahun. Dan kita semua tahu bahwa pada saat anak Anda kuliah nanti , biayanya akan naik dan jauh lebih tinggi dari sekarang.
Asumsi inflasi di singapura (katakanlah) 5%/tahun. Maka dalam 16 tahun mendatang dari S$ 27.000,- menjadi S$ 48.600,-
(((S$27000 x 5% )x 16th) + S$27.000,-) = S$48.600,-
Rencana Kuliah = 3 tahun, maka S$48.600,- x 3 tahun = S$ 145.800,-
Bila kurs Rp. 7.000,- = Rp. 1.020.600.000,- (1,02 Milyar = penggenapan).
Seringkali kita sebagai orang tua mengatakan, “Nak rajin belajar ya, supaya naik kelas, dan nanti bisa kuliah, bisa jadi sarjana”. Namun yang seringkali dilupakan adalah kita sebagai orang tua tidak mempersiapkan dananya sejak sekarang, sehingga pada saatnya nanti kita TIDAK SIAP. Jika hal ini terjadi, sudah pasti buah hati kita akan sedih, dan kecewa.
Karena itu, banyak orang yang peduli dengan persoalan ini. Apakah Anda Peduli?
Perencanaan Pensiun.
Sering kita mendengar kata perencanaan pensiun atau perencanaan hari tua, lalu apa maksudnya?
Berapakah menurut Anda usia yang tepat untuk pensiun? 50tahun, 55 tahun atau 65 tahun? Katakanlah usia pensiun yang tepat adalah pada usia 55 tahun.
Lalu, bagaimana bila saat ini Anda diminta untuk pensiun? Apakah itu mungkin? Sudah siapkah Anda?
Bila Anda BELUM SIAP, Apa yang membuat Anda yakin pada usia 55 tahun?
Hal ini mungkin hanya bila Anda telah mempersiapkan dana pensiun Anda dengan sejak dini . Sehingga ketika Anda berusia 55 tahun, Anda tahu bahwa Anda telah memiliki uang yang sangat banyak dan masih memiliki penghasilan tetap sampai dengan usia 80 tahun.
Jika tidak, maka pensiun di usia 55 tahun hanya Sebuah Mimpi dan bukan tujuan. Banyak orang hanya bermimpi untuk Pensiun tetapi hanya sedikit yamh merencanakannya.
Banyak orang yang peduli dengan persoalan ini. Apakah Anda Peduli?
M Fadly irwan
085377484140
pin bb 7d70d5dd
Keindahan Menikmati Masa Tua
Hidupku dibutuhkan Istri dan Anak-Anakku
Hidup terus berjalan melewati berbagai tahapan.
Istri, anak dan keluargaku layak mendapatkan kepastian dan keamanan dalam mengarungi setiap tahapan kehidupan tersebut.
Jenjang Kehidupan:
1. Masa Kerja Produktif.
Prestasi gemilang dan keberhasilan usaha adalah tujuan Anda dimasa kerja produktif.
2. Pernikahan.
Pernikahan yang indah salah satu saat penting dalam hidup yang anda dambakan.
3. Kelahiran Anak.
Kelahiran buah hati anda adalah kebahagiaan yang tidak ternilai.
4. Pendidikan anak.
Pendidikan buah hati Anda mewujudkan impian masa depan mereka.
5. Masa Pensiun.
Nikmati masa pension Anda yang telah Anda persiapkan sejak dini.
Apakah Prulink Assurance Account Plus
Program Asuransi Jiwa unik dengan fleksibilitas tinggi yang memungkinkan
Aku untuk sewaktu²merubah jumlah pertanggungan, premi serta cara
pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan Aku juga dapat menambah
asuransi tambahan seperti rawat inap, kecelakaan atau penyakit kritis.
Dengan 6 dana investasi yang dapat Aku pilih, baik salah satu ataupun
kombinasinya serta dapat merubah kombinasi dana investasi sewaktu²:
1. PRUlink Rupiah Managed Fund
2. PRUlink Rupiah Managed Fund Plus
3. PRUlink USD Fixed Income Fund
4. PRUlink Rupiah Equity Fund
5. PRUlink Rupiah Fixed Income Fund
6. PRUlink Rupiah Cash Fund
Manfaat yang kuperoleh dengan Prulink Assurance Account Plus:
Manfaat Kematian (Guaranteed Death Benefit) hingga tertanggung berusia 90 tahun.
Manfaat Cacat Total dan Tetap (Total anda Permanent Disability) hingga tertanggung berusia 60 tahun.
Dapat menambahkan nilai uang pertanggungan (sum assured) setiap saat.
Dapat melakukan penambahan premi (top up) setiap saat.
Dapat melakukan pengalihan dana (fund switching).
Dapat melakukan penarikan dana simpanan (withdrawal) setiap saat.
Pilihan manfaat asuransi tambahan (riders) yang lebih banyak/beragam.
Ilustrasi Manfaat:
Aku, Rahmat, 35 tahun tertarik untuk melakukan proteksi terhadap
hidupku. Setiap bulan Aku menyisihkan dana sebesar Rp 1 juta selama 10
tahun dengan mengambil raiders PRUcisis Cover benefit34, PRUpersonal
Accident death & Disablement, PRUmed dan Pruhospital & Surgical
serta PRUpayor 33.
Manfaat yang bisa didapat apabila terjadi peristiwa atau kejadian tertentu:
Tabel1: Manfaat Proteksi
Meninggal atau Cacat Total dan Tetap : Rp. 100 juta + Nilai Tunai (jika ada)
Meninggal/Cacat karena kecelakaan <60 tahun : Tambahan Rp. 100 juta
Didiaknosa menderita salah 1 dari 34 penyakit Kritis, sebelum berusia 65
tahun : Tambahan Rp. 100 juta (Tidak mengurangi UP dasar)
Didiaknosa menderita salah 1 dari 34 penyakit Kritis, sebelum berusia 65
tahun : PT. Prudential Life Assurance akan meneruskan pembayaran premi
hingga tertanggung berusia 65 tahun
Perawatan di RS/ICU/Pembedahan sebelum Berusia 65 tahun : Diberikan manfaat Pru Medical & PRU Hospital & Surgical
Tabel 2: Manfaat Investasi
Usia 45 Tahun;
Rendah : Rp. 83.359.000,-
Sedang : Rp. 107.799.000,-
Tinggi : Rp. 139.911.000,-
Usia 55 Tahun;
Rendah : Rp. 5.051.000,-
Sedang : Rp. 170.681.000,-
Tinggi : Rp. 423.639.000,-
ingin tahu selengkapnya hub:
MFadly irwan
085377484140
pin bb 7d70d5dd
asuransi terbaik vs asuransi bagus
Banyak perusahaan asuransi kesehatan yang mengklaim produknya adalahasuransi kesehatan terbaik, sehingga membuat bingung orang-orang awam. Pertanyaannya adalah, dari semua produk asuransi yang terbaik itu, manakah asuransi kesehatan yang bagusuntuk Anda?
Saya
acungkan jempol buat Anda, yang sudah menyadari pentingnya memiliki
proteksi. Tidak banyak orang yang memiliki kesadaran berasuransi
apalagi memikirkan untuk memproteksi kesehatan anggota keluarga
(asuransi keluarga).
Saya
memberi apresiasi khusus bagi orang-orang seperti Anda yang memilih
jalan untuk mencari tahu/ informasi dahulu sebelum menentukan
pilihannnya.
Orang memilih ikut asuransi pada umumnya sudah menyadaripentingnya kesehatan.
Jika Saya boleh bertanya, Mengapa Anda ikut Asuransi?
1.Karena kesehatan itu mahal.
2.Biaya rumah sakit semakin hari semakin meningkat.
3.Kondisi kesehatan tidak selalu bisa diramalkan selalu baik.
4.Belum memiliki proteksi dari kantor/ tempat bekerja, jika sakit, tidak ada yang
meringankan beban biaya.
5.Resiko pekerjaan saya tinggi, bekerja di lapangan.
6.Supaya kalau berobat di rumah sakit bisa gratis.
Bila
alasan di atas menjadi dasar Anda untuk memiliki proteksi, saya kira
hampir semua produk asuransi kesehatan di Indonesia ini sudah bisa
mengcover itu semua.
Namun
perlu Anda ingat penyakit/kesehatan merupakan masalah serius yang harus
dipersiapkan sebaik-baiknya, oleh sebab itu sebelum Anda memiliki
asuransi kesehatan perlu dipertimbangkan bahwa kebutuhan Anda bukanlah
untuk memproteksi Anda/keluarga dari resiko kesehatan hari ini atau
besok saja, melainkan beberapa tahun atau mungkin puluhan tahun ke
depan.
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan diantaranya adalah :
- Berapa banyak manfaat untuk rawat inap.
- Rawat jalan
- Rawat operasi, dsb.
Banyak orang beranggapan bahwa dengan memiliki proteksi di atas menyatakan bahwa asuransi tsb cocok baginya.
FAKTANYA : Tidak banyak manfaat rawat jalan/ inap yang digunakan oleh nasabah
Sebagian
orang mengambil proteksi ini semata2 hanya ingin bisa double claim dari
proteksi yang telah diberikan oleh kantor tempatnya bekerja.
Mereka
berpikir rawat inap/jalan adalah proteksi yang paling utama dalam
memilih asuransi, Coba Anda ingat-ingat kapan terakhir Anda rawat inap
di Rumah Sakit?
3 tahun… 4 tahun… bahkan waktu masih sekolah dahulu… itu artinya manfaat itu sangat jarang sekali penggunaannya.
Perlu
disadari bahwa manfaat rawat inap/jalan berhubungan dengan besarnya
premi yang akan dibayarkan. Saat Anda memutuskan untuk mengambil manfaat
ini perlu dilihat berapa hari dalam setahun Anda akan diproteksi?
Ada
3 hal yang lebih penting dari hanya manfaat rawat inap/jalan saja, yang
perlu Anda cermati dan menjadi pertimbangan dalam memilih asuransi
kesehatan yang bagus, 3 hal penting ini pada umumnya tidak semua perusahaan asuransi jiwa / kesehatan berani mengcovernya, hal-hal penting itu adalah…
1. COVER PENYAKIT KRITIS
Penyakit yang paling ditakuti semua orang saat ini adalah SAKIT KRITIS,
baik itu jantung, kanker, tumor, stroke, dsb. Penyakit tersebut setiap
tahun semakin meningkat jumlah penderitanya, dikarenakan pola hidup
tidak sehat, stress, bahkan karena kegemukan.
Dan menurut survey yang telah dilakukan oleh WHO, 90% manusia meninggal sebelumnya karena terkena sakit kritis. Artinya hanya sekitar 10% manusia yang meninggal dalam kondisi alami. Hmm.. sangat sedikit sekali bukan…
Untuk
penyakit kritis ini pun biayanya tak terhitung mahalnya, jika saat ini
sudah ratusan juta bisa dibayangkan sepuluh, duapuluh bahkan tigapuluh
tahun kemudian, bisa jadi miliaran bukan? Inilah yang harus kita cermati
dan perhatikan!
Cek dan tanyakan pada agen yang menawarkan asuransi Anda:
1. Apakah asuransinya memiliki proteksi untuk sakit kritis?
2. Berapa macam jenis penyakit kritis yang dicovernya?
3. Jika ada, cek berapa besarnya proteksi yang
diperuntukkan untuk sakit kritis dan coba Anda pikirkan dan hitung lagi
sudah cukupkah biaya proteksi yang diberikan dibandingkan dengan
kebutuhan biaya itu pada saat terjadinya?
Ini penting, karena tidak semua asuransi kesehatan memberikan perlindungan untuk sakit kritis, beberapa ada tetapi memiliki nilai tunai yang sangat kecil, itu tidak membantu Anda!
Jangan lupa untuk cek dan tanyakan, biasanya asuransi kesehatan yang bagusakan memberikan manfaat tabungan gratis bila nasabahnya terkena penyakit kritis.
PERTANYAANnya :
“Dengan
pola hidup yang kita jalanin sekarang ini, dalam rentang waktu 20 – 30
ke depan, adakah kemungkinan kita terkena salah satu dari penyakit
kritis?”
2. COVER CACAT TETAP TOTAL
Selain
sakit kritis masih ada hal lain yang juga tinggi tingkat risikonya
seperti cacat karena sakit ataupun kecelakaan, bahkan cacat tetap total
yang memungkinkan seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi.
Bila hal ini terjadi pada nasabah,
Tanyakan sedetail mungkin apakah yang dilakukan oleh perusahaan asuransi itu:
1.Mengeluarkan biaya proteksi, lalu tutup polis (putus hubungan), atau
2.Mengeluarkan
biaya proteksi dan memberi manfaat tabungan gratis pada nasabahnya
sampai usia tertentu, dan proteksi lainnya terus berjalan.
Saran
saya, pilihlah asuransi yang memberi opsi nomor 2, karena kita semua
tahu bila seseorang mengalami cacat tetap total, secara otomatis dirinya
tidak bisa melakukan pekerjaan maksimal seperti sebelumnya, untuk
beberapa perusahaan di Indonesia ini keadaan dari karyawan seperti ini
akan menjadi pertimbangan untuk diberikannya kebijakan “pensiun dini”
pada karyawan itu. Anda pasti mengerti maksud saya.
Ohya jangan lupa carilah asuransi yang memberikan proteksi cacat tetap total dengan claim bayar langsung bukan “dicicil”.
3. MASA PROTEKSI
Jika
Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus
menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya
selisih 5 tahun saja akan sangat penting buat Anda bukan? Asuransi
kesehatan yang mengklaim produknya bagus harus memiliki masa proteksi
paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah
berusia 70 tahun).
Selain
itu carilah asuransi kesehatan yang tidak melakukan pengurangan
manfaat/benefit jika terjadi claim dari salah satu penyakit kritis
ataupun cacat tetap total dengan claim yang akan diterima olah ahli
waris jika tertanggung meninggal dunia.Asuransi kesehatan yang bagus selalu menempatkan nasabah pada posisi “menang”
Artinya
setiap biaya manfaat (sakit kritis/cacat tetap total) yang dikeluarkan
kepada nasabahnya tidak mengganggu biaya manfaat (jiwa) lainnya, karena
banyak asuransi yang sekilas memiliki biaya perlindungan yang besar,
ternyata biaya manfaat itu saling mengurangi.
Bertanyalah lebih detail mengenai kekuatan financial perusahaan bukan saja dari informasi agen/iklan yang ditayangkan tetapi prestasi nyata yang diraih oleh perusahaan.
Apakah asuransi kesehatan Anda sudah memiliki manfaat-manfaat diatas? Kalau belum, patut Anda pertanyakan ke financial konsultan (agen) asuransi kesehatan Anda.
Bagi
Anda yang belum memiliki proteksi, disini kami membantu Anda untuk bisa
melihat manfaat apa saja yang akan Anda dapatkan dengan berasuransi,
silahkan menghubungi Agen JABODETABEK call/sms ke:
Citra Suryadi, M.Si dengan
Agent Code: 00441079 no Hp
085777915183 atau
085694924971
Banyak
fakta terjadi, banyak orang lengah untuk memilih tidak memiliki
asuransi, salah memilih asuransi kesehatan, dan tidak mempertimbangkan
faktor-faktor lain.
Maka seperti saya utarakan tadi bahwa jika Anda
tidak jeli dalam mempertimbangkan manfaat proteksi, dikhawatirkan malah
akan menimbulkan masalah serius dalam perencanaan keuangan, bahkan
tidak sedikit yang akhirnya “bangkrut” karena claim yang diberikan tidak
mencukupi untuk biaya kesehatannya, karena itu fokuslah untuk melihat
manfaat yang akan Anda terima nantinya.
M fadly Irwan
085377484140
pin bb 7d70d5dd
Jika Saya boleh bertanya, Mengapa Anda ikut Asuransi?
1.Karena kesehatan itu mahal.
2.Biaya rumah sakit semakin hari semakin meningkat.
3.Kondisi kesehatan tidak selalu bisa diramalkan selalu baik.
4.Belum memiliki proteksi dari kantor/ tempat bekerja, jika sakit, tidak ada yang
meringankan beban biaya.
5.Resiko pekerjaan saya tinggi, bekerja di lapangan.
6.Supaya kalau berobat di rumah sakit bisa gratis.
- Berapa banyak manfaat untuk rawat inap.
- Rawat jalan
- Rawat operasi, dsb.
3 tahun… 4 tahun… bahkan waktu masih sekolah dahulu… itu artinya manfaat itu sangat jarang sekali penggunaannya.
2. Berapa macam jenis penyakit kritis yang dicovernya?
3. Jika ada, cek berapa besarnya proteksi yang diperuntukkan untuk sakit kritis dan coba Anda pikirkan dan hitung lagi sudah cukupkah biaya proteksi yang diberikan dibandingkan dengan kebutuhan biaya itu pada saat terjadinya?
Jangan lupa untuk cek dan tanyakan, biasanya asuransi kesehatan yang bagusakan memberikan manfaat tabungan gratis bila nasabahnya terkena penyakit kritis.
“Dengan pola hidup yang kita jalanin sekarang ini, dalam rentang waktu 20 – 30 ke depan, adakah kemungkinan kita terkena salah satu dari penyakit kritis?”
Selain sakit kritis masih ada hal lain yang juga tinggi tingkat risikonya seperti cacat karena sakit ataupun kecelakaan, bahkan cacat tetap total yang memungkinkan seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi.
Tanyakan sedetail mungkin apakah yang dilakukan oleh perusahaan asuransi itu:
1.Mengeluarkan biaya proteksi, lalu tutup polis (putus hubungan), atau
2.Mengeluarkan biaya proteksi dan memberi manfaat tabungan gratis pada nasabahnya sampai usia tertentu, dan proteksi lainnya terus berjalan.
Ohya jangan lupa carilah asuransi yang memberikan proteksi cacat tetap total dengan claim bayar langsung bukan “dicicil”.
Jika Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya selisih 5 tahun saja akan sangat penting buat Anda bukan? Asuransi kesehatan yang mengklaim produknya bagus harus memiliki masa proteksi paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah berusia 70 tahun).
Artinya setiap biaya manfaat (sakit kritis/cacat tetap total) yang dikeluarkan kepada nasabahnya tidak mengganggu biaya manfaat (jiwa) lainnya, karena banyak asuransi yang sekilas memiliki biaya perlindungan yang besar, ternyata biaya manfaat itu saling mengurangi.
Maka seperti saya utarakan tadi bahwa jika Anda tidak jeli dalam mempertimbangkan manfaat proteksi, dikhawatirkan malah akan menimbulkan masalah serius dalam perencanaan keuangan, bahkan tidak sedikit yang akhirnya “bangkrut” karena claim yang diberikan tidak mencukupi untuk biaya kesehatannya, karena itu fokuslah untuk melihat manfaat yang akan Anda terima nantinya.
Jasa Team work prudential agency JM7
Bersama ini kami dari team work PRUDENTIAL AGENCY ingin menawarkan satu Tabungan 2 in 1 dari Prudential yang memberikan :
- PROTEKSI (bebas dari biaya Rumah Sakit dan lain-lain)
- INVESTASI (bunga yang diberikan tentunya jauh lebih besar dari bunga bank, rata" 23-25% dari thn 2002-2009
Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi
M.Fadly Irwan
085377484140
pin bb 7d70d5dd
10 kata bijak dari tokoh dunia
Dalam kehidupan ini, kita semua mungkin pernah mengalami kegagalan. Namun apa maknanya? Perbedaan utama antara orang yang benar-benar sukses dan gagal adalah sikap mereka menghadapi kegagalannya. Bagaimana seharusnya sikap kita dalam menghadapi kegagalan?
Berikut adalah 10 kata bijak dari para tokoh dunia tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi kegagalan:
1. “Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan.” (John F. Kennedy)
2. “Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang datang bertubi-tubi.” (Orison Swett Marden)
3. “Kebanggan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali ketika kita jatuh." (Confusius)
4. “Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah.” (Thomas Alva Edison)
5. “Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir.” (W.A. Nance)
6. “Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.” (Winston Chuchill)
7. “Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.” (General Colin Powell)
8. “Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua, yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya.” (John Charles Salak)
9. “Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa.” (Denis Waitley)
10. “Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik.” (Henry Ford)
Tidak ada orang yang gagal namun yang ada hanyalah orang yang berpikir dirinya gagal. Gagal bukanlah satu kesalahan, kegagalan hanyalah sebuah proses menuju kesuksesan yang lebih besar.
Jangan Mengubur Harapan, Ucapan Perkataan dan Pikiran Kita Mempengaruhi Keberhasilan Kita
Mari kita renungi, mungkin sering
kita ucapkan atau setidaknya kita sering mendengar suatu ungkapan. Ungkapan
tersebut berbunyi “Ah, uang dari mana untuk membelinya?” Perkataan ini keluar
saat orang tersebut merasa tidak punya uang untuk membeli kebutuhannya. Ada
juga yang mengatakan, “Bukannya tidak mau mengkuliahkan anak, tetapi uang dari
mana?” Dan berbagai uangkapan senada lainnya. Apakah ini menjadi masalah?
Tentu saja. Ada beberapa implikasi dari ungkapan ini yang sebenarnya tidak baik untuk keberhasilan kita. Jika terus saja kita mengucapkan kalimat seperti ini, bisa jadi akan menghambat keberhasilan kita dalam hidup.
Pertama , kita mendahului ketentuan Allah. Kata siapa kita tidak akan punya uang terus? Boleh saja kita tidak memiliki uang saat ini, tetapi bukan berarti tidak akan punya uang selamanya. Bisa saja besok atau lusa kita akan mendapatkan uang. Bisa saja Allah sudah merencanakan rezeki buat kita, kita tidak pernah tahu.
Kedua , jika dilihat dari segi Hukum Daya Tarik, kalimat tersebut tidak mencerminkan proses penerimaan. Bagaimana Anda bisa menarik apa yang Anda inginkan jika Anda tidak dalam kondisi menerima?
Ketiga , melemahkan motivasi. Jika kita sudah mengatakan bahwa kita tidak akan mendapatkannya maka kita akan kehilangan motivasi untuk mendapatkan keinginan kita. Meskipun, Anda boleh berkata bahwa itu hanya basa basi, tetapi pikiran bawah sadar kita tidak mengetahui apakah itu basa basi atau serius.
Ungapan tersebut sama dengan kita mengubur harapan kita sendiri. Meski hanya sebagian harapan kita yang terkubur, tetap saja memberikan kontribusi dalam mengurangi motivasi diri kita.
Mulai sekarang, marilah kita lebih memperhatikan apa yang kita katakan. Ucapan, perkataan, perbincangan, dan pikiran kita mempengaruhi keberhasilan kita. Sadar atau tidak sadar, tetapi hal ini terjadi. Alangkah baiknya jika kita ganti dengan kata-kata yang lebih positif.
Misalnya: “Insya Allah, kita akan mendapatkannya, Insya Allah, kita bisa membelinya.”
dan berbagai kalimat positif lainnya yang memberikan harapan positif kepada kita






